Hei..hei…

Ini bukan tulisan yang penting, kok.
Jadi, rugi deh Anda buang-buang waktu buat baca ini tulisan, OK?

Lho, kok masih diterusin???

Mendingan langsung kembali aja ke halaman sebelumnya daripada Anda capek sendiri… ya,ndak?

exit

Tapi kalau Anda memang kepingin baca, ya saya ndak bisa ngelarang…
Toh, itu hak asasi Anda.

Jadi, kembali ke topik utama yaitu kriteria istri yang saya cari.
Ada beberapa hal mendasar yang saya inginkan dari seseorang yang akan menjadi istri saya. Antara lain:

1. Perempuan
Ya iyalah…! Saya kan manusia normal. Saya tak mau sama sekali menikahi laki-laki biar secantik dan seluar biasa apapun dia.

2. Muslimah
Hmm.. yang ini standard lah. Semua muslim laki-laki (yang normal) pasti kepingin pendamping hidupnya muslim juga. Lagipula gawat kalau seandainya muslim laki-laki justru mencari istri non-muslim,  kasihan atuh muslimah-muslimah yang menanti di waiting list… Bukankah perbandingan laki-laki dan perempuan itu 1:3?? Singkatnya jika ada lelaki muslim yang menikah dengan perempuan non-muslim, kira-kira bakalan ada 3 muslimah yang ter-Dzolimi, ya nda?? Hehehe…

3. Sholihah
Kalau yang ini kriteria yang lumayan krusial. Gimana, nda? Bukankah perempuan merupakan tiang negara? Jadai kalau kepingin punya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, wa rabbun ghofur..ya mau nda mau harus punya ibu rumah tangga (baca: istri) yang memenuhi kriteria-kriteria perempuan sholih sepert… ya,Anda tahu sendiri lah kira-kira begimana…^^

4. Menyejukkan Pandangan
Yah, untuk kriteria ini sebenarnya demi kepentingan estetika. Coba bayangkan seandainya seseorang yang menjadi pendamping kehidupan kita justru tidak sedap dipandang?? Bisa-bisa setiap hari kita stress karena hidup dipenuhi energi-energi negatif dari pendamping kita sendiri…

5. Berakhlaqul Karimah
Yup, inilah yang bakal menjadi brand keluarga Anda nantinya. Istri yang berakhlaq mulia merepresentasikan keluarga yang mulia pula…hehehe

Begitulah kiranya… secara umum kriteria yang saya cari.
Namun seperti yang sering saya tulis sebelumnya, kembali berlaku “Prinsip Pertukaran Setara”. Yaitu: untuk mendapatkan sesuatu yang besar, diperlukan pengorbanan yang besar pula. Jadi jika ingin mendapatkan istri dengan kriteria idaman, terbayang pengorbanan yang dibutuhkan seperti apa, bukan…

Leave a Reply