Hubungan antara RPG dan kuliah…
December 20, 2007









Memori manusia cenderung mudah mengenang hal-hal yang menyenangkan. Sejumlah kenangan-kenangan bahagia yang tersimpan di memori bawah sadar akan langsung muncul ke permukaan hanya dengan trigger yang sedikit saja.
Ketika melihat gambar cover-cover DVD RPG PS2 ini, bagi penggemar RPG yang pernah memainkan gamenya mungkin akan langsung terbayang puluhan jam menyenangkan, seru, mengharukan, dll, yang dia habiskan sewaktu memainkan RPG… Bagi penggemar RPG yang belum sempat memainkan gamenya pun pasti akan merasa ingin memainkan dan juga akan terbayang puluhan jam yang nantinya akan dia habiskan untuk menyusuri cerita demi cerita, pertarungan demi pertarungan, dalam sebuah game bertajuk role-playing-game.
Karena itulah iseng-iseng berhadiah, dalam tugas studio 8 kanvas semester ini saya melukis cover-cover RPG PS 2 ini. Kurang kerjaan? Yak, begitulah… sedikit malas berpikir memang. Namun konsepnya biar sedikit tetap ada. Yaitu bermain dengan dilema high art-low art…
Memang karya saya akan lebih terlihat seperti poster, namun karena saya membuatnya di atas kanvas… bukankah itu jadi lukisan?? Hehehe, sampai saat definisi lukisan sendiri masih tetap sederhana, yaitu: cat di atas permukaan datar.
Saat ini memang tujuan saya bukan bermain konsep dan gagasan terlalu jauh, melainkan lebih ke pematangan teknik…
Bahaya bro kalau kita punya ide luar biasa namun tidak didukung oleh skill yang prima untuk merealisasikannya. Sangat mungkin ide kita diambil orang lain dan jika mereka punya skill yang jauh lebih baik dari kita, tamatlah (ide) kita!!
Namun senjata maut seniman ketika ditanyakan alasan mengapa begini-begitu oleh apresiator, dan ini biasanya dihindari oleh seniman konseptual dan intelektual, saya pakai saja:
“Karena saya memang suka! Jadi Anda mau apa?”
—————————————————————————————————————————————-
sayangnya argumen semacam ini tentu tidak bisa dilaksanakan di dunia akademis, hehehe